Enkripsi E-mail Di Gmail Menggunakan FireGPG

Keamanan data di Internet merupakan hal yang wajib diperhatikan oleh siapa saja. Karena data bisa menjadi sangat berharga bila mengandung informasi penting. Apa saja yang kita butuhkan untuk melindungi data? Gampang saja, penggunaan password yang kuat bisa membantu kita untuk mengamankan data. Namun bagaimana dengan e-mail?

Gmail merupakan salah satu penyedia jasa e-mail terbesar di dunia. Selain itu Gmail bisa dengan mudah diakses dari berbagai perangkat. Mulai dari komputer, laptop, Blackberry, hingga ponsel bisa mengakses Gmail dengan mudah asal bisa tersambung ke Internet.

Alangkah baiknya, bila sekarang pengguna Gmail juga memikirkan keamanan datanya. Terutama isi pesan yang dikirimkan melalui Gmail. Karena sangat memungkinkan isi e-mail kita disadap sehingga informasi yang kita kirimkan bisa terbaca oleh orang lain. Kalo hanya orang iseng mungkin efeknya blom terlalu terasa. Bagaimana jika ternyata dibaca oleh penjahat? kompetitor? atau orang lain yang berniat buruk kepada Anda? Bahaya khan?

Untunglah bila Anda sering mengakses Gmail menggunakan laptop atau komputer pribadi, kita bisa melindungi e-mail kita dengan PGP, sebuah teknologi yang berfungsi untuk enkripsi isi e-mail Anda dan hanya bisa dibuka oleh orang yang memiliki kuncinya. Yang perlu Anda butuhkan hanyalah browser Mozilla Firefox dan beberapa software.

Kita bisa menggunakan PGP dengan cara menginstall aplikasi GnuPG. Jangan khawatir, Anda tidak akan mendapatkan tampilan yang mengerikan, hanya tombol next next saja kok. Klik disini untuk menginstal GnuPG di komputer Anda.

Setelah sukses menginstal, sekarang kita instal plugins untuk Firefox yang bernama FireGPG.

Buat Key

Pastikan Anda merestart Firefox setelah menginstall FireGPG. Langkah selanjutnya klik menu Tools –> FireGPG –>Key Manager untuk membuka Key Manager yang berfungsi untuk mengatur semua public key dan private key. Bila Anda kurang paham dengan istilah Private Key atau Public Key, ada baiknya untuk mencarinya di Wikipedia.

Setelah Key Manager terbuka, klik New Key yang terletak di kiri bawah, ini berfungsi untuk membuat Key untuk e-mail Anda, dan ini juga sebagai identitas digital Anda. Untuk membuatnya sangat mudah, cukup mengisi kolom yang tersedia dan klik Generate Key. Prosesnya mungkin akan cukup lama, jangan khawatir karena itu merupakan bagian dari proses pembuatan key.

Bila Key sudah jadi, ekspor key Anda ke server supaya Key bisa dikenali oleh teman Anda. Caranya cukup klik Export to Server, biasanya memakan waktu beberapa menit tergantung koneksi Internet.

Mulai Kirim E-mail

Inilah bagian inti dari postingan ini. Langsung saja klik Compose E-mail untuk membuat e-mail baru. Nanti Anda akan menjumpai menu baru yang bernama FireGPG, dimana nanti ada menu Sign, Encrypt, Inline, dan Attachment.

Gunakan tombol itu setelah Anda selesai menulis pesan kepada teman Anda. Untuk detail penggunaannya silakan dicoba-coba sendiri. Yang jelas, pastikan teman Anda juga memiliki PGP supaya bisa membaca isi pesan Anda.

Begitulah sedikit wacana untuk mengamankan isi pesan e-mail Anda, layanan ini masih terbatas untuk pengguna Firefox dan Gmail saja. Bukan tidak mungkin di kemudian hari akan ada pengembangan sehingga bisa digunakan untuk browser lain dan akun e-mail lain.

Related post :

Peta Virtual Google, Sahabat di Perjalanan

Dimuat di Harian Suara Merdeka Minggu – 28 Juni 2009

Apabila ingin pergi ke Simpang Lima, rute manakah yang harus saya pilih? Ada berapa jalan alternatif yang bisa saya pilih? Berapa lama estimasi yang dibutuhkan untuk sampai ke tempat tujuan?

Pertanyaan semacam itu akan selalu muncul disaat kita akan bepergian ke suatu tempat. Tidak hanya Simpang Lima yang sudah menjadi ikon kota Semarang, mungkin bila ingin pergi ke Yogyakarta atau Bandung maka kita juga akan menanyakan hal yang sama.

Bagaimana cara mengatasi masalah seperti itu? Mudah saja, belilah peta maka masalah Anda akan terjawab. Namun jalan mana yang harus saya pilih? Atau berapa lama saya akan menghabiskan waktu saya di jalan? Tentunya peta konvesional tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam itu. Kita membutuhkan sebuah layanan tambahan yang lebih inovatif dan tentunya bisa diandalkan.

Gunakan GPS

Alat penanda posisi di bumi ini merupakan solusi yang telah digunakan oleh kebanyakan orang di dunia sejak bertahun-tahun yang lalu. Apalagi setelah adanya ijin penggunaan GPS oleh masyarakat umum, maka teknologi GPS dapat kita gunakan kapan saja dan dimana saja.

Hanya saja, harga perangkat GPS masih terbilang mahal. Walaupun bisa memberikan jawaban atas pertanyaan kita, namun jika berharga mahal tentunya juga akan menambah masalah baru bukan? Maka dari itu, kita coret GPS dari daftar solusi.

Gunakan Google Maps.

Inilah yang saat ini bisa kita manfaatkan. Google Maps adalah layanan yang di sediakan oleh Google yang tidak hanya berfungsi menampilkan peta di suatu daerah, namun kita juga bisa bertanya kepada Google Maps rute untuk menuju ke suatu lokasi. Layanan ini bisa dikunjungi melalui alamat http://maps.google.com

Katakanlah saya bertanya kepada Google Maps rute terbaik dari rumah saya di Tlogosari untuk menuju ke kantor yang berada di Jalan Pahlawan Semarang. Maka saya tinggal klik menu Get Direction dan mengisikan alamat rumah di field A, dan isikan Jalan Pahlawan di field B. Kemudian klik Get Direction.

Dalam waktu singkat, Google Maps akan menampilkan rute perjalanan di bagian peta berupa garis berwarna biru pada sisi sebelah kanan. Di bagian tersebut kita bisa mengikuti rute yang telah dibuatkan oleh Google Maps, atau ingin membuat rute sendiri dengan cara drag garis ke jalur lain yang diinginkan.

Pada sebelah kiri, akan ditampilkan detail rute berupa panduan jalan apa saja yang akan dilalui, lengkap dengan panduan arah sehingga tidak membingungkan. Bahkan bila sudah masuk jalur Tol maka Google Maps juga akan memberikan panduan jalur apa saja yang sebaiknya dilalui, jadi tidak akan tersesat di jalan tol seperti yang sering dialami oleh pendatang.

Selain itu, di bagian ini juga ditampilkan total jarak tempuh dan estimasi waktu yang akan dihabiskan dalam menempuh jalur tersebut. Angka-angka yang ditampilkan ini bersifat dinamis, misalnya bila kita mengubah rute alternatif maka angka di jarak tempuh dan estimasi waktu akan terkalkulasi secara otomatis. Cukup berguna untuk mencari rute terbaik untuk menuju ke suatu lokasi.

Google Maps di Amerika.

Layanan Google Maps di Amerika tidak jauh berbeda dengan yang ada di Indonesia,  namun tentunya data yang disediakan jauh lebih lengkap dibandingkan dengan data yang ada di Indonesia. Contohnya estimasi waktu perjalanan. Bila di Indonesia, estimasi waktu yang dihitung berdasarkan penggunaan mobil saja, maka bila di Amerika perhitungannya juga menggunakan kendaraan umum dan berjalan kaki.

Karena di Amerika sudah menerapkan penggunaan street camera, atau pemasangan kamera yang ditempatkan di setiap perempatan, maka pengguna Google Maps juga bisa memanfaatkan fitur tersebut. Ini berguna untuk mengetahui lokasi belokan atau lokasi tujuan secara nyata, karena Google Maps juga mengambil data dari kamera tersebut.

Kapankah Indonesia bisa seperti itu? Mudah-mudahan segera terwujud, tapi sembari menunggu harapan itu datang, kita sudah bisa memanfaatkan Google Maps secara penuh dan cukup bisa diandalkan untuk memandu kita menuju ke suatu lokasi, dan tentu saja layanan ini Gratis!

Wireless-G Access Point Linksys WAP54G [Alnect Komputer]

Ketika berbicara mengenai perangkat wireless, cukup banyak merk yang tersedia di pasaran. Linksys WAP54G adalah salah satu produk yang bisa kita pilih, karena perangkat ini cukup handal dalam menangani konektivitas wireless. Sebagai salah satu anak perusahaan Cisco, rupanya Linksys tau benar cara membuat perangkat yang handal namun cukup murah dari segi harga. Jadi sangat cocok digunakan untuk perusahaan berkembang.

Untuk spesifikasi lengkap Wifi ini nggak perlu saya tuliskan disini ya? Baca aja di situs Alnect Komputer, disana udah lengkap mulai dari gambar sampe spesifikasinya. Trus apa gunanya postingan ini? Hehehe ini cuma mau mereview produk aja kok. Oke kita mulai ya..

Dilihat dari sisi tampilan, kalo melihat tahun 2009 tentunya desain Linksys WAP54G ini udah ketinggalan jaman. Tapi kalo bicara kemampuan, masih bisa diandalkan. Kebetulan saya pernah ikutan nyetting Access Point ini di basecamp Internet Club Unisbank. Kebetulan kita punya perangkat ini, dan sampe sekarang masih bekerja dengan baik.

Untuk instalasi dan konfigurasi sangat mudah, karena sudah berbentuk web-based dengan menu-menu yang mudah dipahami. Menyetting IP Address, DHCP, hingga membuat password WPA Security bisa dilakukan dengan mudah. Jangkauan sinyal kuat yang diberikan bisa sampai radius 30-50 meter, diluar itu masih bisa dapat tapi mulai melemah. Walaupun masih bekerja di tingkat 802.11g tapi cukup handal untuk menangani transfer data.

Singkat kata, bila Anda ingin mencari perangkat wireless untuk jaringan Anda, gunakan Linksys WAP54G. Anda cukup konfigurasi sedikit, dan biarkan Linksys WAP54G melakukan sisanya.

nb : postingan ini dibuat untuk mengikuti lomba review dari Alnect Komputer, kalo kamu pengen ikut juga silakan klik tiket dibawah ini.

Alnect computer Blog Contest

Laporkan Status dengan MicroBlogging

Dimuat di Suara Merdeka Hari Minggu, 5 April 2009

Mamski bertanya-tanya, kok sekarang susah banget ya kalo mau konek pake tsel flash…
Mizan ngemil brownis untuk mengganjal perut…
Yogie sedang melayani pertanyaan tentang tariff baru Speedy…

KETIKA tren blog dimulai, sambutan para netter Indonesia sangat luar biasa. Dalam waktu singkat banyak bloger baru bermunculan. Penyedia layanan blog terkemuka seperti Blogspot dan WordPress juga semakin meningkatkan fiturnya.

Berbagai widget baru disuguhkan, template blog juga semakin banyak tersedia di internet, dan tentu saja cara ngeblog yang sudah semakin mudah.

Penetrasi blog juga gencar terasa hingga ke pelosok daerah, sampai-sampai blog dijadikan kurikulum standar pelatihan-pelatihan internet. Maka tak heran sekarang cukup banyak anak SMP dan SMA yang sudah mahir ngeblog.

Lomba blog juga sudah semakin sering diselenggarakan oleh berbagai instansi. Hadiah yang ditawarkan juga sangat menggiurkan. Bahkan bisa jadi dalam waktu sebulan terdapat tiga lomba blog yang sedang berjalan.

Ini menunjukkan blog sudah dapat diterima oleh sebagian besar netter di Indonesia. Bahkan karena perkembangannya sangat pesat, sampai-sampai Matt Mullenweg sang pendiri WordPress bersedia datang ke Indonesia untuk menghadiri acara WordCamp Indonesia 2009 pada Januari lalu.

Continue reading

Newsgator itu Aggregator, Jenderal !!!

UPDATE : Layanan ini sudah ditutup oleh Newsgator.

http://ple-q.com/it/newsgator-udah-gak-support-rss-reader-for-web.html

Hehehehe… ternyata udah lama aku nggak nulis tutorial lagi. Bukannya sok sibuk atau sok seleb biar tutorialnya selalu dinanti sama penggemar, tapi memang karena nggak tau mau nulis tutorial apaan. Ditambah lagi kapasitas otak yang pas-pasan dan mood yang angot-angotan semakin bikin tambah males untuk riset.

Nah, kali ini aku mau bahas lagi tentang Newsgator. Saya dulu pernah menulis tentang Newsgator ini, cuma masih sepintas aja dan sama-sekali nggak lengkap. Makanya, postingan ini aku anggap sebagai pelengkap postingan yang lama aja. Oke? Ya ya ya.. ini cuma alesan aja karena nggak ndapetin materi baru. Hihihihihi…

Oke, dimulai dari Aggregator. Apa sih yang dimaksud dengan Aggregator? Saya kutip dari Wikipedia ya..

In computing, a feed aggregator, also known as a feed reader, news reader or simply aggregator, is client software or a Web application which aggregates syndicated web content such as news headlines, blogs, podcasts, and vlogs in a single location for easy viewing. (http://en.wikipedia.org/wiki/Agregator).

Jadi intinya, kita bisa membaca isi website lain, dengan jumlah yang banyak, secara dinamis, dan up-to-date cukup dari satu jendela saja. Contoh penerapannya ada di blog saya ini, silakan klik halaman Aggregator yang nantinya Anda akan melihat dan membaca blog teman-teman saya cukup di satu tempat.

Keuntungannya apa? Ya tentu saja waktu dan bandwidth. Dengan mengunjungi satu halaman saja, saya bisa melihat blog siapa yang baru saja update, dan langsung ditampilkan sepotong tulisannya. Kalo saya tertarik, baru saya klik nama blognya dan langsung dibawa ke blog temen saya itu. Untuk bandwidth tentunya akan lebih hemat, karena saya hanya me-load satu halaman saja. Berbeda jika harus mengunjungi semua blog teman saya hanya untuk melihat apakah dia udah posting atau belum. Sangat membuang waktu dan bandwidth bukan?

Sudah mulai tertarik?

Continue reading