Akhirnya Aku Langganan Telkom Speedy

Telkom Speedy

Yak.. akhirnya aku langganan Telkom Speedy juga. Ya ya ya.. aku tau ini udah tahun 2007 tapi kok langganan Speedy baru sekarang, lha dulu aku sama sekali nggak tertarik jeh sama Speedy. Maklumlah, dulu khan Speedy masih barang baru di Semarang, jadi masih banyak keluhan yang muncul tentang produk Telkom ini.

Trus, setelah sempat berkelana dengan beberapa ISP di Semarang, akhirnya aku memutuskan untuk mengambil paket Speedy yang Time Based. Paket ini aku pilih soalnya aku ngerasa kalo dirumah yang aku butuhkan cuma akses download aja. Misalnya download bokep terbaru, ISO Linux, movie, mp3, dan nonton streaming via Yutub.

Di awal pemakaian ini aku mendapatkan kecepatan yang cukup bagus. Download rate-nya bisa nyampe 40 kbps kBps. Tapi katanya mas Budi, dirumahnya dia bisa dapet sampe 60 kbps kBps. Waaaahh… enak bener kalo aku bisa dapet segitu. Mudah-mudahan ada petinggi Telkom yang lagi baca postingan ini, trus naikin bandwidth-kuh.. Amiiinnn….

Yah, mudah-mudahan kualitasnya tidak menurun seperti halnya produk-produk dalam negeri.

Internet Goes To School

Internet Club Goes To School

Beberapa minggu terakhir ini aku ceritanya aku sok membantu adik-adik kelas di Internet Club Unisbank. Jadi dulu selama aku kuliah tu aktif di UKM yang bernama Internet Club Unisbank atau yang sering disebut dengan nama IC. Nah entah kenapa meskipun sekarang udah lulus gini ya masih tetep aja mau untuk membantu mereka. Ini bukan karena Nyak-kuh masih ada di IC lho…

Trus, IC abis dapet deal dengan Telkom Semarang untuk melaksanakan program “Internet Goes To School“. Dimana itu nanti tim pengajar dari IC diharuskan untuk mengajar dan mengenalkan Internet ke pelajar dan guru di sekolah yang telah ditunjuk se kota Semarang. Rencananya acara ini akan berjalan selama 1 tahun, dimana tiap minggu dipastikan ada 3 – 4 sekolah yang dikunjungi.

Jadi.. sekarang tugasku adalah mengajari tim pengajar IC supaya nantinya dalam menyampaikan materi pelatihan bisa tepat sasaran. Soalnya tim pengajar IC ini khan masih baru dan masih membutuhkan banyak jam terbang, jadi yaa.. tenagaku masih dibutuhkan deh.. *nggaya*

Selain itu, aku juga masih berkewajiban untuk mewariskan berbagai account. Seperti account blog, cpanel, milis, account e-mail, password server, dll. Jadi ini juga lagi sok sibuk melatih Admin IC yang baru. Untungnya sekarang Adminnya nggak cuma seorang kayak aku dulu, jadinya ya aku harap mereka bisa bekerja dengan optimal.

Okeh.. buat anak-anak IC..

Semangaaattt!!!! kalian khan abis dapet Staff Baru? Oke??

Lebih semangat yaaa….

Apa Sih Istimewanya Bulan Ramadhan?

Postingan ini cuma uneg-uneg-kuh aja. Pertanyaan yang ada didalam kepalaku ini seakan-akan ingin keluar sendiri untuk mencari jawaban yang pasti. Tapi apa daya, kemampuan si pemilik pertanyaan yang hanya pas-pasan, nggak memungkinkan untuk mendapatkan jawaban yang memuaskann. (Ngemeng epe seehh)

Bulan Ramadhan memang bulan yang sangat dinantikan bagi seluruh umat muslim didunia. Termasuk aku dan keluargaku yang menyambut bulan Ramadhan ini dengan suka cita. Tapi yang menjadi ganjalan adalah, kenapa sebagian orang menyikapinya dengan cara yang ekstrim?

Penutupan tempat hiburan, penutupan cafe, dan penutupan-penutupan yang lain. Cara-cara yang dilakukan pun juga jauh dari sifat muslimin yang beradab dan berakal. Mana ada seorang muslim yang berakhlak memaksa seseorang untuk menutup tempat usahanya dengan cara merusak dan menghancurkan dengan beringas? Kalo perlu dibakar sekalian! Sungguh tak bisa dinalar.

Pengurangan jam layanan masyarakat oleh Pemkot. Aku baca di Suara Merdeka, katanya selama bulan Ramadhan ini, pelayanan di kantor Pemkot hanya sampai jam 14.15 WIB saja. Lha? ini maksudnya apa? Kok bisa-bisanya mengurangi jam kantor gitu? Apa dengan mengurangi jam kantor gitu, gaji yang diterima juga bakal berkurang? Enggak khan? yang ada malah nambah gara-gara kena THR dan tunjangan-tunjangan yang lainnya! Sungguh tidak adil!

Apa-apa jadi males. Jujur deh, selama bulan puasa ini pasti kalian jadi pada males khan? Males ngelakuin aktivitas yang seharusnya udah jadi kewajiban. Bagi pelajar sekolah pasti menuntut pulang gasik, gak ada Pe-Er, ga ada olahraga. Soalnya dikhwatirkan akan mengganggu puasa. Atau bagi pekerja kantoran, pasti bakal sok lemes kalo di kantor. Iya khan?  Lemes atau Males?

Trus yang bikin miris adalah pas Ramadhan tahun lalu. Ada berita di kota Jogja (atau Jakarta ya?), dimana seorang pengamen yang masih anak-anak dipukuli beramai-ramai oleh pengunjung mall. Masalahnya sepele, si anak sengaja makan burger McD di depan pengunjung mall yang sedang kelaparan gara-gara puasa. Udah gitu nggak dihabisin pula! Pas ditanyain oleh polisi kenapa memukuli si anak, jawaban para pengeroyok itu karena si pengamen cilik itu bisa menggoda iman para pengunjung mall yang sedang berpuasa. Nggak masuk akal.

PADAHAL

Menurutku bulan Ramadhan itu seharusnya diisi dengan kegiatan positif dengan tanpa mengurangi porsi kegiatan yang selama ini sudah berjalan. Puasa itu khan nggak cuma menahan lapar dan dahaga saja khan? Tapi juga harus bisa menahan nafsu.

Nah, nafsu itu khan juga nggak cuma nafsu mesum aja tho.. tapi nafsu marah, nafsu malas dan nafsu yang lainnnya. Kalo ngakunya puasa tapi masih marah-marah, masih males, masih suka nggosip (apalagi nggosipin saya pacaran sama Laudya C. Bella), dan masih suka cari alesan untuk ngeles.. Ya percuma..

Harusnya di bulan puasa itu sebagai tempat kita intorspeksi diri. Ikut merasakan gimana rasanya menjadi orang yang dibatasi. Laper tapi nggak boleh makan. Haus tapi nggak boleh minum. Mikir mesum tapi nggak boleh dilanjutin (ntar batal!). Trus harus bisa nahan diri.

Tentang kasus pengamen anak yang dipukuli itu. Ketika ditanya polisi kenapa sengaja makan didepan pengunjung mall, padahal tau bahwa mereka sedang berpuasa. Si anak jawab dengan enteng, “Biarin mereka tau gimana rasanya kelaperan dan nggak bisa makan, tapi ngeliat orang didepannya lagi asik makan dan nggak diabisin pula”.

Ya.. si anak ingin memberi pelajaran kepada mereka yang sok puasa. Gimana rasanya sebulan menjadi seperti dia yang selalu kelaparan, padahal orang-orang di mall bisa makan dengan lahapnya tapi masih saja menyisakan makanannya untuk kemudian dibuang!

Mari Sambut Bulan Ramadhan Dengan Gembira

Selamat Puasaa...

Nggak kerasa bulan Ramadhan udah dateng lagi.

Dan nggak kerasa pula udah 1 tahun lamanya aku lupa dengan amalan, kebaikan, dan terjerumus di semua hal yang berbau duniawi.

Makanya, di hari pertama bulan Ramadhan ini.. Marilah kita lepaskan sejenak segala aktivitas yang menyesatkan. Sebulan aja bisa khan? Sukur-sukur nggak dilakukan lagi setelah itu.

Selamat Puasa Semuanyaaa……..

*lapeeerrr….*